Bismillah
Seketika perasaanku yang gabut karena tak ada kegiatan berubah jadi campur aduk. Lebih banyak ke shock. Baru kali ini aku benar-benar tak sadar hari ulang tahunku, well tak bisa ku pungkiri momen ulang tahun adalah satu dari sekian momen yang aku tunggu-tunggu. walupun terkadang suka (sok) ngelupain eh ujung-ujungnya bakalan keinget terus. halah bocah.
Tapi itu dulu.
Setelah tumbuh selama 20 tahun ini aku sadar bahwa tidak selayaknya aku berbahagia dihari ini. Segala bentuk ilmu serta pengalaman yang telah aku rasakan setidaknya membuatku menarik sebuah kesimpulan. Aku tidak boleh merayakan ulang tahun. We can't guys.
Setelah tumbuh selama 20 tahun ini aku sadar bahwa tidak selayaknya aku berbahagia dihari ini. Segala bentuk ilmu serta pengalaman yang telah aku rasakan setidaknya membuatku menarik sebuah kesimpulan. Aku tidak boleh merayakan ulang tahun. We can't guys.
Karena itu sebisa mungkin selama 6 semester kuliah ini aku berusaha mengurangi mengingatnya. Dan aku juga berusaha untuk tidak mengucapkan dan merayakannya kepada teman dekatku. I'm sorry for that dear, but this is the best I can do. Sulit awalnya, karena aku tak bisa menampikkan euforia yang telah dibiasakan selama ini.
Titik balik perubahanku itu pada tahun 2017 kemarin untuk pertama kalinya aku benar-benar tersadar. Yes i cried. a lot :)
Aku juga tidak terlalu ingat apa yang membuatku semellow itu sampe harus nangis berjam-jam. Yang aku ingat tahun kemarin itu keadaan imanku sedang tinggi-tingginya and somehow aku merasa berdosa sekali selama ini dan BOOM. nangis bombay deh
Pada tahun ini, aku menolak mengakui imanku yang menurun. Sehingga aku sendiri merasa harus merasa sedih hari ini. Wajar dong ya. Seharusnya muhasabah yang banyak kan pas ada momen.
Tapi aku sedari pagi tak bisa menghilangkan perasaan menggelitik yang memacuku untuk menarik sudut-sudut bibirku keatas setiap ada yang memberikan ucapan. aku senang. sangat.
Tersadar bahwa rasa senangku berbeda dengan rasa senang yang kurasakan ketika masa "bocah".
Aku merasa senang karena pada hari ini, aku bisa melihat banyaknya orang yang benar-benar mengingat hari dimana kita dilahirkan dimuka bumi ini dan mengucapkan bermacam do'a.
Mendo'akan seseorang tidaklah seharusnya ketika ada momen tertentu saja. Karena, menjadikan kegiatan do'a itu sendiri terkesan eksklusif. Padahal Allah subhanna wa ta'ala sangatlah merasa senang jika hambanyanya meminta. Dan para malaikat akan senantiasa mendo'akan kita kembali jika kita mendo'akan saudara kita. Jadi, jangan nunggu momen baru dido'ain, ga ada ruginya do'a tiap waktu kok hehe
Bukan berarti aku bilang do'a kalian itu ga sah ya? wkwk
Siapa sih aku? sampe pantes ngomong begitu
Jadi, disinilah letak kebagianku dihari ini. Dari sekian banyak manusia di muka bumi ini, aku benar-benar bersyukur diberi nikmat iman. Do'a yang telah dipanjatkan membuatku bersyukur kepada Allah subhana wa ta'ala karena saudara-saudaraku yang telah menemaniku selama 20 tahun ini di dunia.
Teruslah mendo'akanku
Teruslah ingatkan aku
Teruslah berada disisiku
Terimakasih untuk semuanya
Jazakumullahu khairan